SAHABAT MQ — Protes yang dilakukan warga Palestina untuk memprotes keputusan kontroversial Presiden Amerika Serikat Donal Trump  di Jalur Gaza dan Tepi Barat diwarnai kekerasan dari pihak Israel. Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh mengatakan, otoritas Israel menanggapi aksi protes tersebut dengan menggunakan peluru karet dan gas air mata untuk memecah konsentrasi massa, yang mengakibatkan beberapa warga Palestina mengalami luka-luka.d

Ilansir CNN Indonesia, keputusan Trump telah membunuh proses perdamaian, membunuh Oslo atau kesepakatan dan membunuh proses pemukiman warga Palestina.

 

Editor : Luluq

Sumber : CNN Indonesia

December 9, 2017

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *