SAHABAT MQ — Presiden Mesir Abdel Fattah mengumumkan negara Mesir berada dalam status keadaan darurat. Status tersebut berlaku selama tiga bulan ke depan, menyusul adanya serangan mematikan di dua Gereja Koptik. Sebanyak 44 orang meninggal dunia dalam serangan bom di dua Gereja Koptik, tepatnya berlokasi di Tanta dan Alexandria.

Republika online melansir, dengan diberlakukanya status keadaan darurat, pihak berwenang Mesir dapat melakukan penangkapan tanpa surat perintah resmi, termasuk juga mencari tempat persembunyian pelaku kejahatan yang berada di lingkungan warga sipil.

 

Editor : Naila

Sumber : Republika

April 10, 2017

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *